Senin, 10 April 2017

8 Jenis kutu kucing yang menjadi ancaman kucing anda ( docen )

Kutu kucing merupaka ancaman yang dapat membahayakan bagi kucing serta pemiliknya. Bagi setiap kucing kutu dapat mengganggu kesehatan tubuhnya serta kerusakan fisik yang dapat menyebabkan gatal gatal pada tubuhnya.


Kutu juga dapat menghisap darah kucing secara terus menerus. Selain dari itu kutu juga dapat menjadi media penularan ketika kucing tersebut sedang sakit. Lalu bagi pemiliki kucing kutu juga berupa ancaman yang dapat membuat kecantikan dan kesehatan kucingnya menjadi buruk.
Nah catlovers udah pada tau kan bahaya kutu yang menempel pada tubuh kucing? Jadi sebenernya seperti apa saja sih jenis kutu yang menempel di tubuh kucing? Berikut ini adalah jenis-jenis kutu kucing yang harus kamu tau!

8 Jenis kutu kucing yang menjadi parasit pengganggu

1. Pinjal (chenocephaides)

kutu pinjal
sumber dari muzarok.wordpress.com
Kutu jenis ini adalah paling umum yang sering ada di tubuh kucing. Kutu pinjal atau dengan nama ilmiah Chenocephaides felis merupakan kutu yang menetap pada tubuh inangnya, karena membutuhkan darah yang segar untuk bereproduksi. Pinjal dewasa akan bereaksi ketika adanya stimulasi getaran atau meningkatnya karbondioksida. Ukuran kutu jenis ini sekitar 1-3 mm, kelompok kutu ini memiliki warna coklat kemerahan dan juga hitam. Kutu ini juga tidak memiliki sayap dan mereka dapat hidup di tubuh inang hingga 24 hari lamanya.

2. Felicola Subrotratus molophaga

Felicola subrotus molopaga
sumber dari www.pet-informed-veterinary-advice-online.com
Kelompok kutu satu ini adalah sejenis kutu penggigit yang hanya mengunyah kulit dan juga sering ada di tubuh kucing. Bentuk yang di miliki kutu jenis ini berukuran kecil, pipih, dan tanpa sayap. Kutu jenis ini mempunyai inang yang cukup spesifik dan juga tidak meninggalkan tubuh inangnya dalam satu siklus hidup.

3. Felicola subrotratus Anoplura

 Felicola subrotratus Anoplura
sumber dari mites-and-parasites.org
Kelompok serangga atau kutu satu ini merupakan jenis kutu penghisap darah yang juga ada di tubuh kucing. Bentuk yangdi miliki kutu ini sama dengan Molophaga dengan berukuran kecil, pipih, dan juga tanpa sayap. Mereka juga memiliki inang yang spesifik dan juga tidak meninggalkan tubuh inangnya dalam satu siklus hidup.

4. Tungau sarcoptes scabiei

Tungau sarcoptes scabiei
sumber dari meongnanavu.blogspot.com
Kutu satu ini berwarna terang dan hanya bisa di lihat dengan mikroskop. Untuk mengatahui kucing terkena kutu satu ini harus di perlukan test laboratorium dari sampe kulit kucing tersebut. Tungau ini cukup berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi kulit yang parah pada kucing. Biasanya kelompok serangga ini mulai menyebar dari muka hingga seluruh tubuh kucing dan juga dapat menulari kucing lain yang dekat dengan kucing yang sudah terinfeksi kutu tungau tersebut. Sifatnya zoonosis juga bisa menyebabkan kutu jenis ini menular ke manusia.

5. Tungau panen (Trombicula autumnalis)

Trombicula autumnalis
sumber dari kucingvibe.com
Tungau panen (Trombicula autumnalis) kutu jenis ini yang berbahaya adalah larvanya. Kelompok satu ini juga di sebut sebagai kutu merah atau juga chiger. Jika di luar negeri biasanya kutu jenis ini sering menginfeksi kucing saat musim panas serta awal musim gugur. Kutu jenis ini umunya sering menginfeksi kepada kucing yang memiliki panjang bulu yang tidak lebat.

6. Tungau demodex

Kutu jenis ini tidak mudah menular dan jugan tidak terlalu umum menyerang kucing. Kutu yang berbentuk seperti cerutu ini merupakan jenis kutu penghuni normal dari kulit dan folikel bulu yang sehat pada kucing. Biasanya penyakit yang di sebabkan tungau ini di karenakan populasi yang hadir terlalu besar dalam tubuh kucing tersebut dan menjadi buruknya kekebalan tubuh pada kucing.

7. Tungau cheyletiella

Tungau cheyletiella
sumber dari kucingvibe.com
Kutu tungau satu ini dapat menyebabkan rasa gatal yang sering di sebut sebagai walking dandruf atau ketombe berjalan dengan bentuknya yang mirip dengan ketombe pada umumnya. Kutu jenis ini gampang menular karena memiliki sifat zoonosis yang berarti dapat di tularkan ke manusia atau pun ke anjing. Kutu tungau ini dapat hidup beberapa hari tanpa tubuh inangnya, sehingga dapat menyebakan jenis kutu ini mampu untuk menular melalui kontaminasi lingkungan pada umumnya.

8. Otodectes Cynotis ( tungau telinga)

Otodectes cynotis
sumber dari parasitipedia.net
ada beberapa jenis tungau yang dapat hidup di dalam telinga kucing pada umumnya. Namun yang paling sering menginfeksi telinga kucing adalah tungau otodectes cynotis. Ukuran kutu tersebut kecil dan merupakan sejenis parasit yang hidup dengan memakan lilin (kotoran telinga kucing) dan minyak alami yang ada di dalam telinga kucing.
Jenis kutu ini dapat di deteksi dengan sebuah test laboratorium dengan cara mengambil sampel earwax yang berada di dalam telinga kucing tersebut dan juga dapat di lihat melalui mikroskop. Kutu jenis ini dapat menyebabkan infeksi bagian luar dan juga saluran telinga kucing. Infeksi yang di hasilkan jenis kutu ini biasanya dapat menyebabkan kotoran telinga menjadi seperti tanah dan menutupi saluran telinga .
Nah jika cat lovers melihat kucingnya suka garuk garukin tubuhnya, ada baiknya langsung periksa ke dokter hewan. Karena ada beberapa kutu kucing yang tidak bisa di lihat dengan mata telangjang, salah satu contohnya seperti kutu jenis tungau di telinga (scabiei) sehingga pemeriksaan dengan mikroskop di dokter hewan sangat di perlukan.

source: http://okdogi.com/2016/01/jenis-jenis-kutu-yang-sering-menginfeksi-kucing/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar